Archive for Juni, 2008

Salah satu sebab utama ikhtilaf di antara para sahabat adalah prosedur penetapan hukum untuk masalah-masalah baru yang tidak terjadi pada zaman Rasulullah SAW. Sementara itu, setelah Rasulullah wafat, putuslah masa tasyi’. Menghadapi masalah-masalah baru itu, muncul dua pandangan. [1]
Kelompok pertama memandang bahwa otoritas untuk menetapkan hukum- hukum Tuhan dan menjelaskan makna Al-Qur’an setelah Rasulullah [...]

URGENSI FIQH SAHABAT

Fiqh shahabi memperoleh kedudukan yang sangat penting dalam khazanah pemikiran Islam. Pertama, sahabat –sebagaimana didefinisikan ahli hadits– adalah orang yang berjumpa dengan Rasulullah SAW dan meninggal dunia sebagai orang Islam. [...]

Seorang laki-laki datang menemui ‘Umar bin Khathab: “Saya dalam keadaan junub dan tidak ada air.” Maksud kedatangannya untuk menanyakan apakah ia harus shalat atau tidak. ‘Umar menjawab, “Jangan shalat sampai engkau [...]

Alhamdulillah, hanya ucapan itu mengawali hariku. Ucapan selamat ulang tahun dari istriku semalam membuat aku tersadar bahwa kesempatan hidupku di dunia sudah berkurang 26 tahun. Satu hal yang langsung terbersit dibenakku, aku sudah menghabiskan 26 tahun untuk hidup di dunia. Bagaimanakah nanti episode kehidupanku ini berakhir? Apa yang aku punya sekarang? Dua puluh enam tahunku [...]